“SEMOGA AIRLANGGA BISA TIDUR LELAP SETELAH DEKLARASIKAN PRABOWO SEBAGAI CAPRES 2024, AAMIIN YARABIL’ALAMIIN”

KoranGanjar.com, OPIni:
Keberadaan Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar yang mencapreskan Prabowo waktu lalu, meninggalkan masalah. Salah satunya dari  Anggota Dewan Pakar Partai Golkar – Ridwan Hisjam. Dia menyentil Partai Golkar yang mendeklarasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Capres 2024 di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat (12/8) lalu . Pasalnya, hasil musyawarah nasional (munas) Golkar tahun 2019 lalu telah menetapkan  Airlangga Hartarto sebagai capres. ‘Waduh.

Menurut Ridwan, sebenarnya Golkar boleh-boleh saja jika ingin mengubah dukungan mereka terhadap capres tertentu. Hanya saja, keputusan tersebut harus diambil melalui musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Maka jika kemarin Airlangga ikut mencapreskan Prabowo itu bukan keputisan Golkar namun pribadi Airlangga sendiri. Demikian Ridwan kepada media Minggu (13/8/2023) lalu yang kini kemudian viral di medsos.

Siapa Ridwan ?, nama lengkapnya adalah Muhammad Ridwan Hisjam kelahiran Surabaya tgl.  26 Mei 1958 lalu ini memang politikus kawakan Golkar apalagi Ridwan  menjabat sebagai anggota DPR-RI stelah 4 periode ( 1997–1999, 1999–2004, 2014–2019, dan 2019–2024). Yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur V, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Ridwan merupakan kader Partai Golongan Karya, ia duduk di Komisi VII.

Dan selama ini Ridwan dikenal sebagai loyalis Airlangga, bahkan kerap sesumbar jika AIrlangga Capres dia siap juga sebagi panglima perangnya. “Kecintaan terhadap Partai Golkar, saya tidak pernah goyang sama sekali. Saya tidak pernah kemana-mana,dan kecintaan saya kepada Ketua Umum (Airlangga Hartarto). Karena saya satu korps sama Pak Airlangga dipersatuan Insinyur,” kata dia. Namun jika benar Ridwan seolah ‘mencemooh karena Airlangga mendeklarasikan Prabowo, berarti ini menjadi terbalik ceriteranya. ‘Waduh.

Airlangga Cs pastinya menjadi ‘keder dengan kerasnya kritik koleganya ini, apalagi saat ini Airlangga juga tengah menghadapi tudingan dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)  jika Airlangga ‘bermain dalam kasus ekspor CPO, tidak itu saja BEMSI juga menyerahkan rekomendasi dan hasil kajian bedah kasus penyalahgunaan wewenang dalam ekspor CPO atau minyak sawit mentah ke Jaksa Pidana Umum Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) dimana ada nama Airlangga didalamnya. ‘Waduh.

Koordinator Nasional Aliansi BEM SI –  Sayuthi mengatakan rekomendasi yang diberikan merupakan bedah kasus yang dilakukan dengan melibatkan berbagai pakar hukum seperti Mudzakir, Abdul Fickar, Boyamin Saiman, hingga M. Andreab Saefudin. Laporan rekomendasi itu diserahkan pada Rabu lalu.

“Kami melaporkan hasil diskusi bedah kasus penyalahgunaan wewenang dalam ekspor CPO ke Jampidsus karena ada temuan baru untuk mendukung data-data bahwa Menko Perekonomian AH membangkang terhadap perintah Presiden,” ujar Sayuthi dalam keterangannya, Jumat, 11 Agustus 2023.

Salah satu bukti Airlangga membangkang atas perintah Presiden Jokowi itu terlihat dari hasil rapat terbatas (Ratas) pada tanggal 15 Maret 2022. Saat itu Jokowi meminta Airlangga mencabut Harga Eceran (HET) minyak goreng dan menginstruksikan dan mewajibkan perusahaan pemasok ekspor CPO dari sebelumnya 20 persen menjadi 30 persen.

Namun dalam Ratas ke esokan harinya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tidak hadir. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perekonomian malah mencabut HET dan Domestic Market Obligation (DMO). Aturan yang dicabut Airlangga itu awalnya mewajiban badan usaha atau bentuk usaha tetap untuk menyerahkan sebagian minyak CPO bagiannya kepada negara melalui Badan Pelaksana, dalam rangka penyediaan CPO untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dan  efek dari pembangkangan keputusan Jokowi itu membuat kelangkaan minyak goreng di masyarakat. Sebab, tiga perusahaan minyak yang saat ini sudah menjadi terdakwa melakukan ekspor ke luar negeri secara membabi-buta, tidak berpihak kepada himbauan presiden Jokowi dan masyarakat yang membutuhkannya saat itu karena ada pembangkangan kata BEM SI, dan wajar jika mereka pun menuding Airlangga sebagai ‘biang keladinya (?)

Sebelumnya, Airlangga diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO tahun 2021-2022, pada Senin, 24 Juli 2023. Pemanggilan itu awalnya dijadwalkan pada Selasa, 18 Juli 2023. Namun, saat itu Airlangga berhalangan hadir hingga dijadwalkan pemanggilan ulang.

Kejagung telah selesai memeriksa Airlangga sekitar pukul 21.00 WIB. Pemeriksaan itu berjalan kurang lebih 12 jam mulai dari pukul 09.00 WIB. Dalam pemeriksaan yang berlangsung 12 jam itu, Airlangga mengaku dicecar oleh penyidik Jampidsus Kejagung.

‘Semoga Airlangga dapat tidur nyenyak, aamiin yarabil’alamiin.

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

kowi…

TANGKAP BUNI YANI, EHEHEHE !

0
TANGKAP BUNI YANI, EHEHEHE ! KoranGanjar.com, OPIni: Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah dipenjara karena kasus dugaan penistaan agama terkait pidatonya soal Surat…

ROCKY GERUNG ‘STRES’ GEGARA GAGAL MENCAPRESKAN SRI MULYANI  ATAU GEGARA GAGAL JADI MENTERINYA PRABOWO…

0
ROCKY GERUNG ‘STRES’ GEGARA GAGAL MENCAPRESKAN SRI MULYANI  ATAU GEGARA GAGAL JADI MENTERINYA PRABOWO ?, WKWKWK… KoranGanjar.com, OPIni: “Pernyataannya (Rocky Gerung) bahwa Presiden itu sebagai ‘baji*gan…

Surat Terbuka Untuk Hj. Megawati,  “MOHON JADIKAN HABIB LUTHFI ATAU NAZARUDIN UMAR SEBAGAI WAPRESNYA GANJAR “

GOLKAR & PAN GABUNG KE PRABOWO, “TERJEBAK PERMAINAN TUKANG KAYU ?”

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini