WWW.KORANGANJAR.COM

#JagaIndonesia #JagaPancasila #NKRI Harga Mati

“Fight 4 The Truth”

Orangtua Soekarno

Kaum MARHAEN terdiri dari tiga unsur. Pertama, kaum proletar atau buruh. Kedua, kaum tani dan nelayan. Ketiga, kaum melarat. Sedangkan marhaenisme adalah setiap pejuang yang menorganisasi, memperjuangkan, dan bekerja sama dalam menumbangkan sistem kapitalis – Bung Karno 1945 –

UUD 1945 

PASAL 28-A :: Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”

PASAL 28-C ayat 2 :: “Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya”

Pasal 28- F :: “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”

UU PERS NO.40 TAHUN 1999

PASAL 18 ::  (1) UU Pers juga memberikan sanksi bagi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan kebebasan pers sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

KOMISIONER MEDIASI

KOMNAS HAM RI – HAIRANSYAH

Dalam perspektif HAM, wartawan maupun profesi yang berkaitan dengan pemberitaan tentang Hak Asasi Manusia karena tugasnya tersebut, maka mereka dapat dikategorikan sebagai pembela HAM. Oleh karena itu, kekerasan yang menyerang profesi jurnalis dan penggiat media, juga merupakan pencideraan terhadap demokrasi dan hak asasi manusia.

 

BEHIND THE WORD

Pimpinan Perusahaan : Hasdan Nover Zandi (Andi Gembul)

Pimp.Umum/Redaksi : Arief Priatna Suwendi

Wakil : Yuniman Taqwa

Wakil : WW.Bibib

Konsultan Hukum

Corny Rahmawati SH

Publisher:

YAYASAN MARHAEN MUDA INDONESIA

Akte No : (Proces)

@k0ranganjar

“Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat ” – Bung Karno 1945

Mengenal Marhaen sebagai Simbol Rakyat Tertindas Indonesia Menurut Soekarno

STAF-KHUSUS – 1

 Rahmawati, Resty Muthalib, M.Bayok, Welhelem Laisina ‘Empy, Dolfinus Taihuttu, Fikri Ramadhan ‘Kinai, Jeldi Abdullah ‘Ricky,   Budi D.Ginting

STAF-KHUSUS – 2

Maydin RH.Sitanggang,SE,MBA, Ani Gartini, Herni C.Monteiro, Anggiat Sugiatto, Gusmar Adnan, Rigel Belatrix, R.Baron,

<img style=

Under Construction

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini