Hasdan Nover Zandi,

” PERAN PERS DI PEMILU 2024 “

KoranGanjar.com, OPIni:

Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 sudah ditetapkan dan dilaksanakan Serentak pada tahun 2024. Pemilu dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 sedangkan Pemilihan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024.

Dalam proses penyelenggaraan pemilu dan Pemilihan, tentu akan dilaksanakan oleh lembaga yang ditetapkan berdasarkan UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Ada 3 (Tiga)  penyelenggara pemilu yakni KPU sebagai penyelenggara teknis, Bawaslu sebagai pengawas dan DKPP untuk menegakan kode etik penyelenggara pemilu. Ketiga lembaga ini merupakan satu kesatuan fungsi dalam penyelenggaraan pemilu.

Bawaslu sendiri sebagaimana diamanatkan UU Pemilu memiliki tugas untuk mengawasi seluruh tahapan proses penyelenggaraan pemilu

“Agar tercipta kesimbangan informasi maka peran media massa cukup penting dalam hal penyampaian informasi terkait Pemilihan Umum baik dari proses, edukasi pemilih hingga informasi terbarunya. Oleh karena itu ke-3 lembaga tersebut harus sering melakukan sosialisasi dengan Pers baik yang mainstream atau non-mainstream juga dibilik – bilik media sosial dalam rangka ikut serta dalam pengawasan pertisipatif. Sehingga masyarakat memahami tugas, fungsi dan pokok ke-3 lembaga tersebut”, demikian Hasdan Nover Zandi, Ketum Ganjar Raffles Cibubur Indonesia (GRCI)  saat diminta tanggapan atas hal ini.

Sosialisasi kepada media massa merupakan upaya untuk menyamakan visi dan misi bersama  untuk mengulang kesuksesan dalam melaksanakan Pemilu  tahun 2019 lalu. Khususnya dalam hal peningkatan angka pemilih yang di tahun 2019 didominasi Golput hingga > 18% atau 34,75 juta orang yang tidak menggunakan hak pilihnya .

ILUSTRASI: Fenomena golput di kalangan muda Indonesia tergolong masih cukup tinggi.

“Tahun 2024 ini angka pemilih lebih dari 205,8 juta orang Yang tersebar di 514 kab/kota, 7.277 kecamatan, 83.860 desa/kelurahan dan 823.287 TPS/TPS LN/KSK/Pos. Adapun suara pemilih pemulanya mencapai >55% , ini bukan hanya tugas ke-3 lembaga tersebut namun juga para parpol peserta Pemilu 2024″, tambah ‘bang Zandi panggilan akrabnya

Peran Pers dalam Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 tidak dapat dinafikan untuk hal diatas, karena partisipatif berperan sangat penting untuk mengontrol dan mengawasi jalanya penyelengaraan pemilu.

“Dengan peran Pers minimal akan terhindar dari tindakan penyelewengan siapapun hal lain akan merubah kesadaran masyarakat dari apatis menjadi aktif. Hal lainnya membuat pemilu lebih berkualitas dalam semua hal”,  tutup ‘bang Zandi.

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

ANDI GEMBUL VS BUDIMAN SUJATMIKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini