Surat Terbuka Untuk Hj. Megawati, 

“MOHON JADIKAN HABIB LUTHFI

ATAU NAZARUDIN UMAR

SEBAGAI WAPRESNYA GANJAR “

KoranGanjar.com, OPIni :

Ibu Hajah Megawati Sukarno Putri Yth,

Teman teman Relawan Jokowi Ahok dan Relawan Ganjar dimana saja berada,

Ibu sebetulnya kita lelah menghadapi kelompok orang yang selalu mengedepankan caci – maki, hate-speech, hoaks, fitnah dan cara cara licik dan jijik disaat ada orang – orang baik ingin membangun bangsa ini dengan lebih baik.

Sakitnya kita semua mulai terasa sejak Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu. Entah darimana mereka bermunculan mengepung kita semua , serupa ‘zombie’ yang merusak masa ke-emasan  Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi 1945 , soliditas menghancurkan G30S/PKI dan suksesnya Reformasi 1998 lalu. Dan, sejak 2012 lalu itulah udara dilangit biru kita ini penuh kebencian, kemarahan dan narasi intoleransi.

Juga semakin menyesakan jantung disaat mereka dipenuhi ambisi yang juga selama ini kita hindari, ambisi mengeruk sumber daya alam, ambisi merobek – robek ke bhineka tunggal ika-an, dan ambisi memperkaya kelompok.

Ibu Hajah Megawati Sukarno Putri Yth,

Teman teman Relawan Jokowi Ahok dan Relawan Ganjar dimana saja berada,

Ayah Ibu, bapak kita semua, almarhum Presiden Ir Sukarno bin Raden Soekemi Sosrodihardjo kerap berpesan,“Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.”, ini seolah benar adanya.

Ibu dan almarhum bapak bangsa almarhum Presiden Gus Dur telah merasakan pahitnya atas hal ini, juga Presiden Jokowi dan seorang Ahok, Tionghoa pemberani dan pengikut isme alm.Sukarno dan Gus Dur. Mengalami dan merasakan ini, namun mereka semua berdiri tegak memegang teguh panji sang saka dan garuda pancasila, tiada lelah dan tiada letih.

Maka atas hal selama ini diatas, Tahun 2024 – 2029 Bangsa dan negara besar ini harus dipimpin oleh orang – orang yang telah ‘selesai dengan dirinya sendiri’ sehingga terhindar dari azab. Karena mereka akan terus bermain dalam Radikalisme, intoleransi, dan penghinaan kepada Al Quran, UUD 1945, Pancasila , Penghinaan kepada alm.Presiden Sukarno, Penghinaan kepada alm.Presiden Gus Dur, Penghinaan kepada Para tokoh ulama NU, penghinaan kepada Presiden Jokowi dsb. Mereka akan seperti itu  karena mereka belum ‘selesai dengan dirinya sendiri’

Seperti inilah sebagian dari pekerjaan-rumah kita di tahun 2024 – 2029 , sehingga jangankan untuk meneruskan prestasi kerja yang telah dilakukan oleh alm. Presiden Sukarno, Ibu hajah, Gus Dur, Presiden Jokowi bahkan para ulama NU.

Karena akan masih ada mereka yang akan menghabiskan waktu hidupnya untuk  berlomba memperkosa sumber daya alam kita, mencari materi, pujian, penghargaan, popularitas, dan ambisi pribadi dan kelompoknya. Kita kedepan akan masih tetap menghadapi kelompok ‘orang yang masih  sibuk dengan dirinya sendiri.

Ibu Hajah Megawati Sukarno Putri Yth,

Teman teman Relawan Jokowi Ahok dan Relawan Ganjar dimana saja berada,

Kita pastinya harus terus belajar dari arti sebuah persahabatan sebagaimana yang dicontohkan alm. Kiai Ahmad Dahlan dan alm. Kiai Hasyim Asy’ari, tokoh besar Muhammadyah dan NU, yang diibaratkan sebagai dua tangan yang saling melengkapi dalam menjaga & membangun Indonesia. Yang juga telah ‘selesai dengan dirinya sendiri’.

Sekuat apapun badai yang menerpa ke-2 ormas Islam besar ini, mereka tiada goyah satu-inci-pun menjaga Indonesia. Maka siapakah sebenarnya kelompok ‘zombie’ itu?

Contoh lain yang agak modern, Tenzing Norgay, seorang pemandu pendaki gunung asal Nepal. Dialah yang mendampingi Edmund Hillary menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia, yaitu Everest. Ketika wartawan mewawancarai Tenzing Norgay, bahwa “Anda seorang pemandu bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda ada di depannya, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Everest?” Tenzing Norgay menjawab, “Ya, benar sekali. Saat selangkah lagi mencapai puncak, saya persilahkan Edmund Hillary untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia”. Wartawan melanjutkan pertanyaannya, “Mengapa?” Tenzing Norgay menjawab, “Karena itu impian Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih impiannya.”

Membantu, menjaga dan mengawal orang baik tiada pula harus tampil dimuka, itulah yang kami lakukan selama ini sebagai Relawan Jokowi Ahok dan Ganjar. Kalau pun kemudian ada teman Relawan yang merapat ke istana dan kelompok itu kemudian tiada melakukan apa-apa mohon jangan generalisasi kami sebagai relawan desa satu muka dengan mereka. Karena kami akan tetap ada bersama orang desa dan siap turun kota jika ada capres Presiden & Wapres thn.2024 – 2029 atau siapapun yang belum ‘selesai dengan dirinya sendiri’ namun ingin muncul kembali

Kami ada diantara 80 juta pemberi suara Presiden Jokowi tahun 2019 lalu. dan kami berhak atas itu semua, melawan dan mencegah orang yang belum ‘selesai dengan dirinya sendiri’ namun ingin muncul kembali

Ibu Hajah Megawati Sukarno Putri Yth,

Teman teman Relawan Jokowi Ahok dan Relawan Ganjar dimana saja berada,

GANJAR PRANOWO

itulah pilihan kita, Capres tahun 2024-2029 karena terbukti  mampu sebagai legislatif dan kepala daerah 2 periode. Maka  ‘idealnya’ Ganjar ditemani wapresnya yang juga  ‘orang yang telah selesai dengan dirinya sendiri’, Siapa mereka?

Kami mengajukan 2 nama tokoh dibawah ini, semoga menjadikan pertimbangannya

HABIB LUTHFI

Dr. (H.C.) HabibMuhammad Luthfi bin Ali bin Yahya lahir 10 November 1947  atau sering disapa Habib Luthfi bin Yahya ini adalah seorang Sayyid, Kiai, Ulama, Mursyid dan Dai berkebangsaan Indonesia.

Selain menjadi pendakwah, Habib Luthfi juga menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah. Juga  sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia sejak 13 Desember 2019

PROF.DR.KH.NASARUDIN UMAR, MA.

Beliau adalah Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Menteri Agama Republik Indonesia dari tahun 2011 sampai 2014. Ia juga merupakan pendiri organisasi lintas agama untuk Masyarakat Dialog antar Umat Beragama dan pernah menjabat sebagai Dirjen pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam di Departemen Agama/ Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ia juga adalah anggota dari Tim Penasehat InggrisIndonesia yang didirikan oleh mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair. Ia juga menjabat sebagai salah satu Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2022-2027 , Ketua Umum BP4 periode 2019-2024 dan Ketum  Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah pada Muktamar As’adiyah ke XV di Sengkang tahun 2022 lalu

INDONESIA AKAN SEJUK

TIDAK PERLU GEBRAK – GEBRAK MEJA

TIDAK PERLU JUGA ‘NGEBOR JALAN PUBLIK

UNTUK SUMUR RESAPAN

Demikian kami haturkan, semoga menjadikan pertimbangan ibu Hajah, mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan.

‘Merdeka !!

Lainnya,

OH, SAMBO ‘RAMBO, DUREN SAMBO :: “Hukum Mati, Seumur Hidup?

0
OH, SAMBO ‘RAMBO, DUREN SAMBO :: “Hukum Mati, Seumur Hidup? Gaess, … Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (13/2/2023) lalu memvonis Ferdy Sambo pidana mati …

Surat Terbuka Untuk Hj. Megawati,  “MOHON JADIKAN HABIB LUTHFI ATAU NAZARUDIN UMAR SEBAGAI WAPRESNYA GANJAR “

SURAT TERBUKA UNTUK KETUM PDI PERJUANGAN IBU HJ. MEGAWATI SUKARNOPUTRI (Kiranya dapat segera Mencapreskan Ganjar Pranowo)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini