#BoikotKaesang.

Dengan segala produk politiknya !

Koranganjar.com, OPIni :

Teman teman relawan Jokowi Ahok & Ganjar dimana saja berada,

Benar saja dugaan kita akhirnya Kaesang Pangarep (KP) pun menerima ‘lamaran’ PSI bukan hanya dibuatkan KTA namun lebih dari itu, yaitu sebagai Ketua Umum PSI saat acara Kopdarnas PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023).

Entah bagaimana hitungannya KP menerima itu dengan jumawa, sedangkan kita saja masih merasa ‘mual’ dengan merapatnya PSI ke Capres PS ditambah lagi statemen PSI melalui Grace Natalia yang mengatakan bahwa PSI punya banyak kesamaan pandangan baik dengan Prabowo maupun Gerindra. Misalnya, kata dia, PSI dan Gerindra mengamini bahwa segala perbedaan mesti ditinggalkan untuk memajukan Indonesia. Hal yang tak kalah penting adalah persatuan bangsa sehingga Indonesia jadi negara yang kuat.

lalu 2 video dibawah Ini apa ? 

Teman teman relawan Jokowi Ahok & Ganjar dimana saja berada,

Kalau pun pihak Prabowo melalui Fadli Zon mengatakan jika PS tidak terlibat dalam Tragedi Mei 1998, namun pernyataan Wiranto, Agum gumelar dsb sampai saat ini belum ‘dikoreksi atau dibatalkan.

Apakah Kaesang dan PSI paham?

Bahwa ribuan keluarga korban Mei 1998 belum menerima dengan ikhlas ?,

Bahwa Presiden Jokowi terus mengupayakan rekonsiliasi atas hal ini sejak thn.2014 lalu?

Bahkan permintaan Badan Pekerja KontraS – Fatia Maulidiyanti, S.IP tgl.6 September 2020 lalu agar Presiden Jokowi  mendorong Jaksa Agung untuk menindaklanjuti penyelidikan Komnas HAM dan menuntut para terduga pelaku pelanggaran ham berat di masa lalu melalui pengadilan ham ad hoc. pun masih ‘jalan ditempat.

 Kaesang paham?

Teman teman relawan Jokowi Ahok & Ganjar dimana saja berada,

Kaesang itu ‘anak bau kencur’,

semakin menggelikan lagi disaat dalam sambutannya dia mengatakan agar relawan Jokowi yang belum terafiliasi partai untuk gabung ke PSI  yang kini dipimpinnya. Dia meminta bantuan relawan Jokowi bekerja sama melanjutkan pembangunan yang telah dicapai saat ini.

Kaesang lua jika dia populer karena anak dari Presiden Jokowi, selebihnya tidak ada, sama – dengan anak bau kencur lainnya.

Kaesang lupa jika seorang relawan masuk parpol bahwasanya ‘jabatannya’ sebagai relawan itu otomatis gugur, karena orang itu telah menjadi bagian dari struktur parpol, relawan parpol.  Sedangkan Schroeder – 1976 mengatakan, bahwa relawan adalah  “Seseorang orang yang turun tangan  bergabung dengan kelompok, komunitas dan lembaga agar menghasilkan impact bermanfaat bagi masyarakat umum. Selain itu, tindakan tersebut didasari atas keinginan, kemampuan dan rasa suka serta rela menyumbangkan waktu, tenaga, dan kemampuan tanpa mengharapkan tambahan finansial dari organisasi”

‘Paham?

Konferensi pers Kopdarnas PSI.

Kita yakin Kaesang itu belum pernah ‘main ke TKRPP  – Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres  , Jalan Diponegoro 72 Jakarta pusat  atau ke Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR) Ganjar Pranowo  -HC.111, Jakarta pusat atau membaca sepak terjang para mantan organ relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) –  01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin thn.2019 atau TKN Jokowi-JK thn.2014 lalu. Dimana ada satu semangat yang sampai saat ini ‘tidak pudar, yaitu menolak Prabowo sebagai Capres karena keterlibatannya dalam ‘Penghilangan  aktifis 1998 dsb.

Juga mengenai cemooh DPP PDIP yang mengatakan jika ada keluarga yang termasuk kader PDIP, maka semua anggota keluarga wajib menjadi kader PDIP jika terjun politik. Namun KP merendahkan tu, bahkan didepan publik juga KP mengatakan bahwa  dirinya kini sudah berbeda Kartu Keluarga (KK) dengan Presiden Jokowi. “Apa mau diliatin KK saya? KK saya cuma ada saya dan Erina Sofia Gudono,” 

‘Memang lucu ?

Kaesang lupa bahwa sebagian dari darah, daging dan air yang ada dalam tubuhnya itu ada andil PDIP didalamnya khususnya sejak Presiden Jokowi menjadi kader PDIP; uang, fasilitas , popularitas, dsb.

Kaesang ibarat boneka marionette, yang bergerak karena bantuan orang lain. Tali-tali senar yang melingkari tubuh dan pikirannya jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada kakaknya – Gibran Rakabumi raka – Walikota Solo  atau iparnya – Bobby Nasution Walikota Medan. Tali senar nasionalis yang dipandu partai pejuang, PDIP.

Diakhir tulisan ini, saya menyampaikan satu hal melihat situasi seperti ini, bahwa  Boikot adalah tindakan untuk tidak menggunakan, membeli, atau berurusan dengan seseorang atau suatu organisasi sebagai wujud protes atau sebagai suatu bentuk pemaksaan. 

Boikot juga bisa diartikan sebagai penolakan kerja sama.

Maka atas-nama.

Alumni Kongres Relawan Jokowi thn. 2013 (AkarJokowi2013)

Koranjokowi.com

Ganjar Pranowo Center (Gran Center)

Koranganjar.com

Saya mengatakan

#BoikotKaesang.

Dengan segala produk politiknya !

Bandung, tgl. 26 September 2023

Arief P. Suwendi

Kord.Nasional

(Foto.ist)

Lainnya,

” Kaesang , stop gunakan fasilitas negara ! “

DAERAH/DESA

Kabar Jabar (51), “RELAWAN GANJAR DEPOK BELUM PUNYA CALON PILKADA DEPOK 2024? “

Kabar Jabar (51), “RELAWAN GANJAR DEPOK BELUM PUNYA CAWALKOT DEPOK 2024? “ Koranjokowi.com, OPIni: Sejak ada ‘titah’ dari Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) – Puan Maharani yang berencana menawarkan Kaesang bergabung ke PDIP […]

Sisca Rumondor, “POTENSI GEN-Z TAHUN 2024 & RAHASIA DAPUR”

Sisca Rumondor, “POTENSI GEN-Z TAHUN 2024 & RAHASIA DAPUR” Koranjokowi.com, OPIni: Dari rapat kordinasi Pokja Sosmed Ganjar Pranowo Presiden R Thn.2024 di Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR) Ganjar Pranowo jalan HOS.Cokroaminoto 111, Jakarta pusat maupun […]

Pilpres 2024 (180), ” RELAWAN GANJAR BANGGA KEPADA DEDDY SITORUS !? “

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini