“GUS YAQUT, AHOK & KUA”

KoranGanjar.com, OPINi:

Ini bukan karena PIlpres 2024, bukan juga soal ‘carmuk’, yang jelas hari ini (Sabtu,24/2) , Menteri Agama  – K.H. Yaqut Cholil Qouma (Gus Yaqut) menyampaikan jika KUA – Kantor Urusan Agama  akan bertransformasi sebagai tempat yang tidak hanya melayani umat Islam, tetapi juga akan dijadikan tempat pencatatan pernikahan bagi semua agama.

“Ya, KUA akan kita jadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan bagi semua agama. KUA bisa digunakan untuk tempat pernikahan semua agama,” ujar Yaqut saat sambutan dalam Rapat Kerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam bertajuk Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan.

Menurut Gus  Yaqut, putra K.H. M. Cholil Bisri dan adik kandung dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul UlamaDr. K.HYahya Cholil Staquf sekaligus keponakan dari K.H. Musthofa Bisri. Selain itu ia pernah menjadi Wakil Bupati Rembang periode 2005–2010 dan anggota DPRD Kabupaten Rembang periode 2004–2005 ini menambahkan bahwa  dengan mengembangkan fungsi KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan agama selain Islam, diharapkan data pernikahan dan perceraian bisa lebih terintegrasi dengan baik.

Gus Yaqut mantan Ketum  Gerakan Pemuda Ansor 2015–2020, yang kini posisinya diganti Addin Jauharuddin sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor 2024-2029 ini pun dikenal sebagai ‘Garda Terdepan’ Ahok sejak tahun 2017 ini , memang demikian akrab dengan Ahok, bahkan tidak sungkan Gus Yaqut menyebut AHok sebagaiSunan” Kalijodo.

Ahok Djarot ke GP Anshor

Presiden Joko Widodo sambutan di Hari Santri Nasional 2023. FOTO/Humas Kemenag.

Kembali ke soal KUA, Gus Yaqut juga berharap aula yang ada di KUA dapat menjadi tempat ibadah sementara bagi umat non-Muslim yang masih kesulitan mendirikan rumah ibadah sendiri karena faktor ekonomi, sosial, dan lain-lain.

Saya ingat saat acara “Forum Apel Akbar Pemuda Lintas Agama” di Tosari Kabupaten Pasuruan Juni 2023 lalu, Gus Yaqut mengatakan bahwa  Ansor Banser dan pemuda lintas agama mempunyai komitmen yang sama untuk bersama menjaga NKRI.

“Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan hanya ditangan Ansor Banser melainkan kita semua yang berdiri disini senantiasa bergerak bersama menangkal ideologi yang merongrong keutuhan NKRI, jangan biarkan banser berjalan sendirian. Indonesia ini milik kita bersama, bukan hanya milik Banser, jadi jika ada gerakan dan upaya menginjak harga diri bangsa merongrong NKRI seluruh pemuda harus berada didepan menjadi penghalaunya, baik itu pemuda Katolik, Hindu, Budha, Kristen, Konghucu semua harus berada didepan untuk melawan mereka. Lawan !” pungkasnya. Yang kemudian mendapatkan aplaus tepuk tangan meriah dari ribuan peserta lintas agama ini.

‘Gaskeun, Gus !

(Red-01/Foto.ist)

@k0ranganjar

MEME DEBAT CAWAPRES 2024

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini